RPP 1 halaman, bolehkah?

Dr. H. Tatang Sunendar Iskandar, M.Si. sedang memberikan paparan terkait dengan SE Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019

Kab. Bandung Barat – LPMP Jawa Barat. “Penyusunan RPP harus efektif, efisien, dan berorientasi pada siswa.” Jelas Dr. H. Tatang Sunendar Iskandar, M.Si. dalam Seminar Kebijakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 3 Komponen yang dilaksanakan di Ruang Diskusi LPMP Jawa Barat pada hari Jum’at (14/02/2020). Hadir dalam kegiatan, Muhamad Dudi Solahuddin, M.Pd. selaku Kepala Seksi PMS, unsur widyaiswara, serta staf Seksi dan Subbag LPMP Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menambah wawasan pegawai LPMP Jawa Barat terkait dengan konsep “Merdeka Belajar” yang menjadi gebrakan baru Mendikbud, Nadiem Makarim.

Dalam seminar tersebut, Tatang Sunendar selaku narasumber menekankan bahwa RPP saat ini cukup menjelaskan 3 komponen yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan, serta penilaian. Sebelumnya, RPP sertidaknya harus memuat 13 komponen namun sesuai dengan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Penyederhanaan RPP guru hanya diharuskan menjabarkan 3 komponen, Adapun komponen lain hanya bersifat sebagai pelengkap.

“Guru dibebaskan untuk mengembangkan RPP secara mandiri..” sambung Tatang Sunendar. Untuk itu, guru tidak harus membuat RPP dengan format yang ditentukan namun bebas mengembangkan RPP secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya.

“Lalu bagaimana jika guru merasa bahwa 1 halaman tersebut tidak cukup, bolehkah menggunakan format RPP yang lama?” pertanyaan dari Mohammad Zen, salah satu peserta seminar. Tatang Sunendar menjelaskan bahwa guru tetap boleh menggunakan format RPP yang lama karena di dalam RPP yang lama ada 3 komponen yang harus ada sesuai dengan surat edaran baru.

Dengan demikian, Tidak ada format RPP yang ditentukan, apabila cukup 1 halaman dipebolehkan, Namun apabila guru ingin membuat RPP dengan format RPP yang lama pun tidak dipermasalahkan.

“RPP diperbolehkan hanya satu halaman akan tetapi guru juga harus paham bagaimana mereka akan melaksanakan pembelajaran..” tutup Tatang Sunendar.

Seminar diakhiri dengan mengucap hamdalah Bersama agar materi seminar dapat bermanfaat bagi pegawai LPMP Jawa Barat.

Penulis : Nur Indah Yuliani, LPMP Jawa Barat