Evaluasi Standar Pelayanan, Kenapa Tidak?

Pembukaan FGD Standar Pelayanan

Kab. Bandung Barat – LPMP Jawa Barat, Tepatnya kemarin hari Senin 10/02/2020, kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun dibuka secara resmi oleh Plt. Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Ade Erlangga Masdiana. Pembukaan ini didampingi oleh Kepala LPMP Jawa Barat Gusmayadi Muharmansyah, Kasubag Umum Amas Sutiana, narasumber dari PT. Garuda Indonesia yaitu Setyasnomo, serta Pejabat BKMH Kemdikbud.  

Pembukaan kegiatan ini dilakukan secara serentak yang diikuti oleh setidaknya 120 orang yang terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari internal yaitu pegawai LPMP Jawa Barat yang terdiri dari staff subbag maupun seksi, fungsional tertentu widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pendidikan (PTP), serta mendatangkan pula peserta yang berasal dari steakholder. Peserta dari dinas pendidikan kabupaten/kota, perwakilan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), perwakilan guru dan kepala sekolah tiap jenjang yang ada di seluruh wilayah Jawa Barat.

Sesuai dengan panduan yang ada kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu mulai dari 10 s.d. 12 Februari 2020. Sistem kegiatan menggunakan pengelompokan kelas. Dari 120 orang peserta akan dibagai menjadi 4 kelas, semua pelaksanaannya ada di LPMP Jawa Barat. Pembukaan ada di Aula sedangkan untuk kelasnya ada di Gedung Citarum.

Semoga kegiatan ini bisa mengevaluasi standar prosedur pelayanan yang sudah ada sehingga tercipta standar prosedur yang baru yang sesuai dengan kondisi saat ini” jelas Kepala LPMP Jawa Barat Gusmayadi Muharmansyah sebelum mempersilakan Plt. Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Ade Erlangga Masdiana untuk membuka kegiatan ini.

Selain membuka acara secara resmi, beliau juga memberikan mater pertama yaitu materi tentang kebijakan pemerintah, dalam hal ini materi yang disampaikan yaitu tentang Pokok Pokok Kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka. Pokok pokok tersebut terdapat 4 hal yaitu Pembukaan program studi baru; Sistem akreditasi perguruan tinggi; Perguruan tinggi negeri badan hukum; dan Hak belajar tiga semester di luar program studi.

Mendorong guru lebih baik…” salah satu kalimat yang disampaikan disela sela pengisian materi, kalimat tegas yang menggugah peserta untuk menyimak kembali materi yang disampaikan di tengah siang saat itu. Harapannya dengan materi ini membuka wawasan untuk seluruh peserta terutama saat mengevaluasi standar prosedur yang ada di LPMP Jawa Barat. (Dok. LPMP Jawa Barat)

Asri Nur Azizah – LPMP Jawa Barat