Bangga! Kinerja SPI LPMP Jabar Dapat Predikat Amat Baik

Satuan Pengawasan Intern

Kab. Bandung Barat, LPMP Jawa Barat – Sudah selayaknya LPMP Jawa Barat bisa membanggakan diri, khususnya Tim Satuan Pengawasan Intern (SPI) yang mendapatkan nilai Amat Baik untuk kinerja tahun 2019 dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada penilaian manajemen resiko mendapat skor 88 yang merupakan level 5 atau level tertinggi.

“SPI membantu pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga” ujar Ketua SPI yaitu Tati Tuswati. Poin poin penting dalam penilaian SPI yang dilakukan oleh Itjen yaitu Organisasi/ Keanggotaan; Perencanaan Penugasan; Ruang Lingkup Penugasan; Pelaksanaan Penugasan; Pelaporan; Evaluasi dan Tindak Lanjut; dan Pembinaan.

Poin poin penilaian tersebut dilakukan secara teliti terhadap 4 tugas pokok SPI yaitu Pengawasan Kebijakan dan Program Lembaga; Pengawasan Keuangan; Pengawasan Kepegawaian/ SDM; dan Pengawasan terhadap Barang Milik Negara (BMN). Tim Itjen terdiri dari Masdaliza, Lasmini, Retnayu memberikan apresiasi terhadap kinerja SPI LPMP Jabar dengan hasil yang telah dicapai. Penilaian kinerja SPI dilaksanakan dari tanggal 28 s.d. 29 Januari 2020 yang berfokus di Ruang SPI.

Tim SPI Menyiapkan Dokumen dan Data untuk Penilaian Kinerja Tahun 2019

Salah satu anggota SPI Dewi Santika juga memberikan komentar terhadap kinerja SPI LPMP Jabar tahun 2019 “Keberadaan SPI bisa membantu menciptakan akuntabilitas lembaga”. Hal ini sejalan dengan gaungan dari Kepala LPMP Jabar untuk membentuk lembaga menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK).

Berdasarkan Permendikbud No. 22 Tahun 2017 tentang Satuan Pengawasan Intern menyatakan bahwa SPI adalah satuan pengawasan yang dibentuk untuk membantu terselenggaranya pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

SPI mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan LPMP Jawa Barat, agar sejak dini dapat menganitisipasi adanya kelemahan, kekurangan dan hambatan serta meminimalisasi terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan program kegiatan dan anggaran, dengan tujuan akhir  dapat  menghasilkan akuntabilitas program yang bebas dari penyimpangan dan hambatan, sehingga tercipta lembaga yang berwibawa.

Berdasarkan SK Kepala LPMP Jabar No. 0042/C7.42/KP/ 2020 Tim SPI teridiri dari satu orang Ketua yang juga sebagai anggota yaitu Tati Tuswati, dan terdapat 10 anggota lainnya yang terdiri dari perwakilan tiap unit kerja di LPMP Jawa Barat. Kesepuluh anggota tersebut yaitu Dewi Santika dari Seksi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan (FPMP) yang juga sebagai sekretaris SPI; Ade Sunawan dan Ading Mulyadi dari Widyaiswara; Dermawan Supriatna dan Dede Kasmad dari Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi; Agung Budi Waskito dari Seksi FPMP; Iman Budiman dari Seksi Sistem Informasi; Chandra Fatriananda dari Keuangan; Sulaiman Nurakbar dari Kepegawaian; dan Taufik Rohman dari BMN. (Dok. LPMP Jawa Barat)

Asri Nur Azizah – LPMP Jawa Barat