Pola Diklat Calon Kepsek 300 JP, Sudah Tau?

Pola Diklat Calon Kepsek 300 JP Sudah Tau Foto Ilustrasi STTPP - Dok. LPMP Jawa Barat

Kab. Bandung Barat, LPMP Jawa Barat – Berdasarkan Permendikbud No. 6 Tahun 2018 Pasal 5 ayat (1): “Penyiapan calon Kepala Sekolah pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah termasuk yang akan ditugaskan di daerah khusus dilakukan melalui tahap: a. pengusulan bakal calon Kepala Sekolah; b. seleksi bakal calon Kepala Sekolah; dan c. Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah.

Selanjutnya pada pasal 8 ayat (7) menjelaskan: “Bakal calon Kepala Sekolah yang dinyatakan lulus Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah diberi surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah yang ditandatangani oleh Direktorat Jenderal.” Dilanjutkan lagi pada ayat (9): “Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (7) merupakan salah satu syarat mengikuti proses pengangkatan menjadi Kepala Sekolah.

Adapun mekanisme Diklat Calon Kepala Sekolah diatur pada Perdirjen GTK No. 26017/B.B1.3/HK/2018 tentang Petunjuk Teknis Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah (Lampiran III) dengan pola pendidikan dan pelatihan 300 jam pelajaran. Pola pelatihan ini meliputi In Service Learning-1, On the Job Learning, dan In Service Learning-2. Jika peserta tidak tuntas mengikuti pola pelatihan ini maka peserta tidak bisa mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP), tapi peserta diberi kesempatan untuk mengulang 2 kali.

Untuk pemenuhan pemilikan STTPP Calon Kepala Sekolah yang sudah menduduki jabatan sebagaimana diatur dalam Bab XI Ketentuan Pasal 21 ayat (e): “Kepala Sekolah yang sedang menjabat sebagaimana dimaksud dalam huruf a yang belum memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (7) wajib mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan penguatan Kepala Sekolah”.

Menjadi kepala sekolah bukan lagi tugas tambahan tapi berhak untuk memanajemen sekolah yang bersangkutan. Kompetensi kepala sekolah harus terpenuhi dengan dibuktikan melalui kepemilikan STTPP. Jadi sudah siap menjadi kepala sekolah yang mumpuni? (Dok. LPMP Jawa Barat)

Asri Nur Azizah – LPMP Jawa Barat